Sabtu, Agustus 27, 2011

Indonesia ranked team in the international league top 5

team            worldranking        asia ranking      national ranking
persipura      284                        34                        1
arema           475                        69                       4
persija           352                        43                     2
s.padang       432                         57                     3
sriwijaya        624                        88                    7

Jumat, Agustus 26, 2011

5 top indonesian rangking fooball world

1 Persipura 60 40 28 17 9 2 63 23 12 2 0 43 11 5 7 2 20 12
284 Persipura 1249.52
34 Persipura 1249.52
1 Persipura 1249.52
  
2 Arema 52 27 28 15 7 6 52 25 13 1 0 37 5 2 6 6 15 20
 

World Ranking # 475


475 Arema 1217.75

Continental Ranking Asia # 69
69 Arema 1217.75
4 Arema 1217.75
 
3 Persija Jakarta 52 24 28 15 7 6 52 28 10 4 0 34 7 5 3 6 18 21
World Ranking # 352
352 Persija Jakarta 1235.51Continental Ranking Asia # 43
43 Persija Jakarta 1235.51
2 Persija Jakarta 1235.51
4 PS Semen Padang 48 14 28 12 12 4 40 26 11 3 0 26 6 1 9 4 14 20
  World Ranking # 431
432 PS Semen Padang 1223.55 Continental
57 PS Semen Padang 1223.55
Ranking Asia # 57 National Ranking Indonesia # 3
5 Sriwijaya 46 11 28 13 7 8 43   32 10 4 0 31 11 3 3 8 12 21 World Continental Ranking Asia # 88Ranking # 624 National Ranking Indonesia # 7
7 Sriwijaya 1203.9

Bekas Kiper Timnas Perancis Tunggu Lamaran Klub LSI

Bekas Kiper Timnas Perancis Tunggu Lamaran Klub LSI
Tribun Lampung - Jumat, 26 Agustus 2011 13:14 WIB
Share |
mantan-kiper-timnas-perancis-Lionel-Charbonnier.jpg
TRIBUNNEWS.COM
Mantan penjaga gawang Timnas Piala Dunia Perancis, Lionel Charbonnier (kanan) diterima Kepala Biro Tribun Network, Febby Mahendra Putra di kantor redaksi Tribunnews.com, Rabu (17/8/2011).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Mantan penjaga gawang Timnas Piala Dunia Perancis, Lionel Charbonnier, menunggu lamaran untuk melatih klub yang akan berkompetisi di Liga Indonesia musim mendatang.

"Hingga sekarang saya belum mendapatkan klub," ungkap mantan kiper ketiga Perancis yang ikut mengantar negaranya menjadi juara Piala Dunia 1998 itu, seperti dikutip dari ligaprimer.co.id.

Lalu bagaimana bila hingga kompetisi berjalan tak mendapat klub? "Ya, saya akan pulang saja ke Perancis. Di sana ada beberapa klub yang mau dengan saya," ungkap pria yang musim lalu melatih Aceh United tersebut.

Lionel mengatakan, untuk mendapatkan klub di Indonesia susah-susah gampang. Apalagi seperti dirinya yang memegang Pro Licence UEFA. Menurut dia, lisensi itu merupakan yang tertinggi dalam dunia kepelatihan sepakbola sejagat.

Sebagai pemegang Pro Licence UEFA, Lionel pun meminta gajinya harus disesuaikan dengan sertifikat kepelatihan yang ia pegang. "Tentu saya tak mau disamakan dengan pelatih lain yang mendapat lisensi A atau B. Jelas berbeda," ungkapnya.

Sebagai mantan penjaga gawang, Lionel juga menilai banyak penjaga gawang di Indonesia yang memiliki potensi bagus. Namun, kata Lionel, mereka harus mendapat polesan yang benar-benar khusus bila mau menjadi penjaga gawang yang berkualitas.

"Harus ada pelatih kiper yang benar-benar berkualitas untuk mendidik mereka. Karena sebenarnya para penjaga gawang di Indonesia punya kemampuan tinggi," ungkap pria bernama lengkap Lionel André Michel Charbonnier itu. (*)

Editor : taryono
Sumber : Tribunnews

Kamis, Agustus 25, 2011

Jelang Jamu Indonesia, Iran Panggil Gelandang Osasuna

   

Jelang Jamu Indonesia, Iran Panggil Gelandang Osasuna

Rabu, 24 Agustus 2011 15:51 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN - Carlos Queiroz, pelatih timnas Iran, memanggil Farhad Majidi, dalam laga menjamu Indonesia di kualifikasi pra Piala Dunia 2014. Majidi, yang sudah tampil 43 kali dan mencetak 10 gol, sudah setahun terakhir tidak dipanggil memperkuat timnas.
Queiroz juga memanggil gelandang Osasuna, Javad Nekounam, yang tidak tampil saat Iran menghadiri Maladewa di putaran sebelumnya. Rekan Nekounam, Masoud Shojaei, dicoret karena belum pulih dari cidera kaki.
Iran akan menghadapi Indonesia di laga Grup E di Stadion Azadi, Teheran, pada 2 September mendatang.
Squad:
Kiper: Mehdi Rahmati, Shahab Gordan, Alireza Haghighi
Bek: Khosro Heydari, Mehrdad Pouladi, Jalal Hosseini, Hadi Aghily, Ehsan Hajsafi, Hossein Mahini, Hanif Omranzadeh
Gelandang: Andranik Teymourian, Ali Karimi, Mojtaba Jabbari, Ghasem Hadadifar, Milad Zeneyedpour, Maziar Zare, Javad Nekounam, Mohammad Ghazi
Striker: Karim Ansarifard, Arash Afshin, Saeid Daghighi, Gholam-Reza Rezaei, Mohammad-Reza Khalatbari, Farhad Majidi
Redaktur: Didi Purwadi

Hadapi Tuan Rumah Iran, Indonesia Bermain Bertahan

Rabu, 24 Agustus 2011 19:06 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Skuat timnas Indonesia didominasi pemain bekalang dan gelandang. Tercatat ada delapan pemain belakang yang diboyong Wim Rijsbergen untuk laga perdana Grup E Pra Piala Dunia Zona Asia.
Di antara nama delapan pemain, tampak sosok wahyu Wijiastanto dan Amrizal turun disertakan. Postur keduanya yang memiliki tinggi di atas 183 sentimeter itu menjadi jawaban bagi timnas dalam menghadapi pemain Iran yang unggul dari segi postur.
Bagi wahyu sendiri, keberangkatannya ke Teheran jadi pelipur lara. Bek asal Persiba Bantul ini sebelumnya dicoret di detik akhir keberangkatan timnas ke Turkmenistan.

Stok pemain terbanyak yang dibawa Rijesbergen terletak di sisi gelandang. Total 11 pemain tengah dan sayap disertakan sebagai amunisi untuk menghadapi Iran. Nama Hariono yang sempat cidera di laga melawan Palestina turut disertakan.

Banyaknya pemain belakang dan gelandang secara tidak langsung memberi gambaran bahwa timnas akan bermain lebih bertahan melawan Iran. Menurut asisten pelatih timnas, Liestiadi, strategi masih akan ditutup rapat hingga hari pertandingan.
“Yang jelas pelatih akan menyesuaikan taktik dan strategi dengan kondisi tim. Semua adalah wewenang pelatih,” ujarnya.

Ketahanan Fisik Timnas Masih Jadi Kendala

Jumat, 26 Agustus 2011 11:56 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,AMMAN - Masalah ketahanan fisik masih menjadi kendala timnas Indonesia menjelang laga lawan tuan rumah Iran pada 2 September mendatang. Tapi, meski kemajuannya belum terlalu signifikan, pelatih Wim Rijsbergen yakin stamina pemain akan lebih baik ketimbang ketika mereka turun dalam laga melawan Turkmenistan.

“Fisik pemain terus mengalami peningkatan. Tapi, kami belum bisa memastikan sejauh mana peningkatannya karena pemain sebagian juga masih menjalankan ibadah puasa Ramadhan,” kata pelatih kepala timnas, Wim Rijsbergen, lewat pesannya yang disampaikan Media Officer Timnas.
Laga persahabatan melawan tuan rumah Yordania menjadi ukuran bagi timnas untuk menatap peluangnya bersaing di kualifikasi Piala Dunia 2014. Kualitas kesebelasan Yordania yang tidak jauh dibanding Iran, Qatar, serta Bahrain, tersebut dapat jadi bahan Wim Rijsbergen untuk mengatur komposisi dan strategi permainan.
Walhasil, uji coba yang akan berlangsung di kota Amman, sabtu (27/8), ibarat sebagai ujian terakhir sebelum menghadapi pertandingan sebenarnya melawan Iran pada 2 September mendatang.

1

Read More....

Posted by E991 12:05, under |

10/08/2011 - WALLHACK Hotkey : Lihat di injector ...

Read More....

Posted by E991 11:28, under |

06/08/2011 - WALLHACK GLASS Hotkey: Lihat di injec...

Nee.....lagu mp3nya

Posted by E991 17:11, under |



26/07/2011                                                

Read More....

Read More....

Posted by E991 14:52, under |
...
Go 361234 »

Tags

Blog Archive