Minggu, September 04, 2011

Penampilan Gonzales di Timnas Kurang Maksimal

Penampilan Gonzales di Timnas Kurang Maksimal

Penampilan Gonzales di Timnas Kurang Maksimal
Cristian Gonzales . - Foto: Istimewa
Oleh: Jaka Permana
Jabar - Sabtu, 3 September 2011 | 17:30 WIB
INILAH.COM, Bandung - Bobotoh menilai penampilan striker Persib Bandung Cristian Gonzales saat membela timnas Indonesia melawan Iran dalam ajang Pra Piala Dunia 2014 Jumat (2/9/2011) malam, kurang maksimal.

Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) Pusat Asep Abdul mengungkapkan, tidak adanya suplai bola dari pemain tengah membuat El Loco -julukan Gonzales- tidak bisa berkutik di hadapan pemain belakang Iran. Selain itu, postur tubuh para pemain belakang Iran pun lebih tinggi dibanding Gonzales.

"Saya rasa Gonzales kurang maksimal. Pengalaman bermain di Timnas masih belum terasah ketika bertanding melawan tim berkelas seperti Iran," ujar Abdul saat dihubungi INILAH.COM, Sabtu (3/9/2011).

Dia menyebutkan, pemain naturalisasi asal Uruguay tersebut tidak bisa bergerak sendirian dalam bermain bola. Tapi butuh kekompakan tim untuk menciptakan gol. Abdul menilai tim sekelas Iran sudah berpengalaman melihat titik kelemahan Indonesia.

"Saya rasa faktor kekalahan kemarin Indonesia masih di bawah standar, dari segi rangking, fisik, dan tinggi badan pemain, kita sudah kalah. Mereka juga bisa melihat titik kelemahan pertahanan timnas," jelas dia.

Dia juga berharap, Timnas Indonesia mampu berkaca dari pengalaman usai melawan tim Iran di laga tandang. Diharapkan timnas bisa memperkokoh lagi kesolidan tim serta fisik agar bisa tampil menjadi tuan rumah menjamu Iran.[den]

Pertajam Daya Gedor, Timnas Diminta Mainkan Boaz


Pertajam Daya Gedor, Timnas Diminta Mainkan Boaz

Pertajam Daya Gedor, Timnas Diminta Mainkan Boaz
Bobotoh Persib Bandung berharap Timnas Indonesia mampu menghadang Iran dalam leg kedua Pra Piala Dunia 2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta. - inilah.com
Oleh: Jaka Permana
Jabar - Sabtu, 3 September 2011 | 21:55 WIB
INILAH.COM, Bandung - Bobotoh Persib Bandung berharap Timnas Indonesia mampu menghadang Iran dalam leg kedua Pra Piala Dunia 2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta pada 15 November mendatang.

Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) Pusat Asep Abdul berharap dengan dukungan suporter Indonesia, mental para pemain timnas bisa bagus serta bisa menang melawan Iran.

"Bisa menahan serangan dari pemain Iran juga sebenarnya kita sudah menang. Karena Iran merupakan tim yang sudah berpengalaman. Rangkingnya saja jauh di atas tim kita," ujar Abdul saat dihubungi INILAH.COM, Sabtu (3/9/2011).

Dalam penyisihan Piala Dunia zona Asia, Indonesia akan menjamu tim Bahrein pada Selasa (6/9/2011). Abdul pun berharap timnas bisa memenangkan pertandingan menjamu Bahrain.

"Timnas baru melawan tim besar sekelas Iran. Dengan itu, saya berharap tim kita mampu meniru pola permainan Iran dan mudah-mudahan saat melawan Bahrain bisa menang," jelas dia.

Untuk menambah daya gedor imnas, Abdul berharap agar pemain asal Persipura Boaz Salossa bisa kembali dimainkan timnas. Bukan hanya melawan Bahrain, tapi dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

"Sangat disayangkan kemarin pas lawan Iran, Boaz tidak ada. Kalau misalnya ada, daya gedor penyerangan timnas bisa bagus," jelas dia.[den]

Dua Kiper Timnas Berebut Tempat di Persib


Dua Kiper Timnas Berebut Tempat di Persib

Dua Kiper Timnas Berebut Tempat di Persib
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengakui kiper Sriwijaya FC dan timnas Ferry Rotinsulu tertarik bergabung musim depan. - inilah.com
Oleh: Daddy Mulyanto
Jabar - Senin, 5 September 2011 | 11:15 WIB
INILAH.COM, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengakui kiper Sriwijaya FC dan timnas Ferry Rotinsulu tertarik bergabung musim depan.

Bahkan kiper berjuluk FR12 itu baru-baru ini dikabarkan datang ke Bandung mengutarakan niatnya kepada manajemen Persib. Saat dikonfirmasi kebenaran isu tersebut, Umuh tidak menampiknya. Menurut Umuh, Persib tetap menyambut baik niat Ferry tersebut.

"Semuanya masih dipertimbangkan, saat ini memang sudah ada beberapa nama kiper termasuk Markus Horison. Semua nama-nama kiper itu akan direkomendasikan kepada pelatih yang akan terpilih nanti. Biar dia sendiri yang memilih," kata Umuh saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (4/9/2011).

Dia menambahkan, persoalan pemain semuanya memang belum diputuskan karena harus menunggu pelatih. Paling lambat, kata Umuh, pelatih diumumkan Rabu (7/9/2011). Sebab calon pelatih kuat Persib saat ini Drago Mamic, dikabarkan baru tiba di Indonesia setelah melakukan perjalan udara dari Kroasia menggunakan pesawat Lufthansa.

Saat ini ada tiga calon kiper utama Persib yaitu Jendry Pitoy, Markus Horison dan Ferry Rotinsulu. Ketiga nama tersebut sudah menyatakan kesiapannya merumput bersama Persib pada kompetisi profesional level I yang rencananya digelar 8 Oktober mendatang.
Jendry Pitoy sendiri merupakan mantan kiper timnas. Sementara Markus dan Ferry saat ini memperkuat timnas Pra-Piala Dunia.

"Ya memang ada beberapa nama kiper yang akan kita rekomendasikan kepada pelatih. Tapi untuk saat ini saya belum bisa menyebutkan nama-nama dari kiper itu. Markus juga masih kita pertimbangkan, biar pelatih yang memilih disesuaikan dengan seleranya sendiri," pungkasnya. [gin]

SUGBK Sudah Siap 90 Persen

SUGBK Sudah Siap 90 Persen
Headline
inilah.com/Boy Pasaribu
Oleh: Anry Dhanniary
Bola - Senin, 5 September 2011 | 04:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Timnas Indonesia akan menantang Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, hari Selasa (6/9/2011). Stadion kebanggaan rakyat Indonesia itu pun sudah siap menggelar partai kualifikasi Piala Dunia 2014 tersebut dalam kondisi terbaik.

Setelah bermain tandang melawan Iran (2/9/2011), Indonesia akan menjalankan partai kandang melawan Bahrain pada hari Selasa besok. SUGBK pun disiapkan untuk menyambut partai penting tersebut.

Kabar bagusnya, stadion yang dibangun pada tahun 1960-an itu dinyatakan sudah hampir sempurna pada H-2.

"Pertandingan dilaksanakan jam 7 malam. Stadion sudah tidak ada masalah. Rumput yang waktu itu sempat diperbaiki sudah tumbuh normal," papar sekjen PSSI, Tri Goetoro, hari Minggu.

"Lapangan yang bergelombang sudah diratakan dan hal-hal lain soal kesiapan stadion sudah 90 persen siap," papar Tri.

Sebelum menjalani partai keras hari Selasa, SUGBK menggelar laga amal antara AC Milan Glorie melawan Indonesian All-Star Legends pada hari Minggu. Tapi pertandingan tersebut tidak akan merusak kualitas lapangan karena intensitas laga tidak terlalu tinggi.(anr/arn)

bahrain:semua pemain indonesia berbahaya


inovasi portal berita
Senin, 5 September 2011 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,578.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Bahrain: Semua Pemain Indonesia Berbahaya!
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Arie Nugroho
Bola - Senin, 5 September 2011 | 12:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pelatih Bahrain Peter John Taylor memuji organisasi permainan yang dikembangkan timnas senior Indonesia. Menurutnya, semua pemain Indonesia memiliki potensi untuk membahayakan.
Timnas senior Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di babak ketiga Grup E pra-Piala Dunia dengan menghadapi Bahrain di markas kebesarannya, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011) malam WIB.
Dalam konfrensi pers pre-match yang berlangsung di Hotel Century Park hari ini, Senin (5/9/2011) WIB, Peter Taylor mengaku telah mengantongi peta kekuatan Indonesia berdasarkan rekaman pertandingan persahabatan timnas saat menghadapi Yordania. Menurutnya, Indonesia memiliki organisasi permainan yang sangat baik.
“Kami sangat senang berada disini. Saya telah melihat rekaman pertandingan antara Indonesia menghadapi Yordania. Saya rasa Indonesia memiliki organisasi permainan yang sangat baik,” tuturnya.
“Sebagai seorang pelatih saya selalu menghormati para pemain lawan. Saya menghormati kesebelas pemain Indonesia. Saya rasa mereka semua memiliki potensi untuk membahayakan,” sambungnya.
Peter Taylor juga mengaku puas dengan hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Qatar di pertandingan pertama. Sang pelatih berkebangsaan Inggris itu merasa para pemain telah menunjukkan fighting spirit yang luar biasa di pertandingan itu.
“Saya sangat bahagia dengan hasil di pertandingan perdana saat menghadapi Qatar. Meskipun saat itu kurang fit, para pemain menunjukkan fighting spirit luar biasa.”
“Kami seharusnya bisa saja memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. Namun, grup ini adalah grup yang ketat dan kami sangat sangat menantikan pertandingan besok,” pungkasnya.[yob]

Baru Datang, Timnas Bahrain Langsung Bikin Masalah

Baru Datang, Timnas Bahrain Langsung Bikin Masalah
Headline
flickr.com
Oleh: Anry Dhanniary
Bola - Senin, 5 September 2011 | 07:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Jelang pertandingan melawan timnas Indonesia, Bahrain sudah mendarat di Jakarta sejak Sabtu lalu dengan alasan penyesuaian udara. Tapi ternyata hal tersebut menimbulkan masalah. Apa itu?

Karena datang sejak hari Sabtu (3/9/2011), Bahrain terpaksa mengeluarkan biaya dari kocek pribadi karena PSSI hanya menanggung akomodasi sejak H-2. Selain itu tim Timur Tengah itu juga membawa personel lebih yang membuat penyelenggara sedikit bingung.

"Timnas Bahrain sudah tiba tadi malam dan menginap di Century. Ada sedikit masalah yaitu informasi jumlah rombongan yang meleset," ungkap sekjen PSSI, Tri Goestoro.

"Biasanya 30 orang ternyata yang datang 37 orang. Mereka bawa ahli gizi sendiri, untuk menyesuaikan asupan gizi mereka," papar Tri.

"Karena Bahrain datang lebih awal, jadi mereka harus menanggung biaya sendiri. PSSI sebagai hanya menyediakan akomodasi bagi tim tamu mulai H-2. Di luar itu bukan merupakan tanggung jawab kami," jelasnya.

Sedangkan beda dengan Bahrain, Christian Gonzales cs baru mendarat di Jakarta hari Minggu malam dan langsung ditempatkan dihotel yang berbeda dari tim lawan.

"Timnas kita nanti malam (Minggu) baru datang dan menginap di Sultan. Sedangkan untuk para offisial pertandingan, akan ditempatkan di Crown Plaza," sambung Tri Goestoro.(anr/arn)

Kamis, September 01, 2011

Jimly Deg-degan Jelang Laga Timnas vs Iran

Jimly Deg-degan Jelang Laga Timnas vs Iran

Tribunnews.com - Kamis, 1 September 2011 16:39 WIB
Share
Email
Print
  + Text –
Jimly Deg-degan Jelang Laga Timnas vs Iran
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Timnas Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia sudah bersiap seratus persen menghadapi laga perdana babak kualifikasi III Grup E Pra Piala Dunia Zona Asia melawan tim tangguh Iran, Jumat (2/9/2011) malam waktu setempat. 
Jelang laga tersebut, Timnas kini menjadi perhatian seluruh masyarakat tak terkecuali bagi tokoh-tokoh terkemuka di negeri ini.
Adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Ashshiddiqie. Meski tak pernah berkecimpung langsung dalam masalah sepakbola, akan tetapi ia cukup lihai ketika menyebut para punggawa yang kini berada dalam naungan Timnas sebut saja Bambang Pamungkas dan pemain naturalisasi Christian Gonzales.
Ia mengaku permainan Timnas masih diragukan untuk menaklukkan Iran terlebih Timnas bertindak sebagai tamu. Akan tetapi dari hati yang paling dalam Jimly berharap agar Indonesia bisa meraup poin di Teheran.
Rasa grogi pun telah terasa. Sampai-sampai mantan Watimpres ini enggan untuk menyaksikan secara langsung pertandingan perdana Indonesia dalam kualifiaksi pra piala dunia ini.
"Karena kuatir kalah, makanya saya tidak mau nonton. Biar tidak terkena serangan jantung akibat deg-degan. Apalagi masih banyak tamu lebaran," candanya kepada Tribunnews,com, Kamis (1/9/2011).
Oleh karenanya, Jimly akan menanyakan hasil akhir setelah pertandingan tersebut selesai digelar."Nanti dengar hasilnya saja hehehe," imbuhnya.